Untuk apa: verifikasi identitas & assessment awal pasien baru/rujukan.
Kapan: setiap pasien datang sebelum tindakan HD.
Untuk apa: cegah infeksi & jaga patensi catheter double lumen.
Kapan: sesuai jadwal atau bila filter kotor.
Untuk apa: teknik penusukan aseptik dengan rotasi jarum.
Kapan: setiap awal sesi HD dengan akses fistula/graft.
Untuk apa: hentikan perdarahan tanpa ganggu sirkulasi.
Kapan: setelah jarum dicabut di akhir sesi HD.
Untuk apa: perawatan & pemasangan akses cimino pasca operasi.
Kapan: saat tindakan pemasangan / kontrol rutin.
Untuk apa: buang udara & residu dari dializer dan blood line.
Kapan: sebelum memulai setiap sesi HD.
Untuk apa: setting UF, konduktivitas, suhu, & alarm sebelum terapi.
Kapan: sebelum pasien tersambung ke mesin.
Untuk apa: koneksi blood line ke dializer & akses pasien tetap steril.
Kapan: setelah priming, sebelum mulai HD.
Untuk apa: cegah pembekuan darah selama sirkulasi ekstrakorporeal.
Kapan: dosis awal saat mulai & maintenance selama HD.
Untuk apa: koreksi anemia pada pasien CKD stadium lanjut.
Kapan: sesuai jadwal, IV/subkutan pasca HD.
Untuk apa: penanganan blood leak & penggantian dializer segera.
Kapan: saat alarm blood leak menyala.
Untuk apa: rinsing, pencabutan jarum, evaluasi akhir pasien.
Kapan: saat sesi HD selesai sesuai target UF.
Untuk apa: perawatan rutin harian/bulanan (kalibrasi, bersih, cek fungsi).
Kapan: sesuai jadwal checklist preventif.
Untuk apa: cek TDS, konduktivitas, & kultur mikroba air RO.
Kapan: harian/mingguan/bulanan sesuai standar mutu.
Untuk apa: cegah infeksi & disfungsi kateter double lumen.
Kapan: setiap selesai HD / dressing rutin.
Untuk apa: disinfeksi, dekalsifikasi, & penggantian filter berkala.
Kapan: sesuai jadwal pemeliharaan berkala.
Untuk apa: verifikasi parameter mesin sudah sesuai sebelum HD dimulai.
Kapan: tepat sebelum tombol start ditekan.
Untuk apa: uraian tugas pokok & fungsi perawat dalam asuhan HD.
Kapan: referensi harian SDM & orientasi pegawai baru.
Isi: dasar hukum, struktur organisasi, uraian tugas, & tanggung jawab SDM ruang HD.
Fungsi: legitimasi operasional unit hemodialisa rumah sakit.
Isi: tata ruang, fasilitas, SDM, kebijakan mutu, keselamatan pasien, & PPI.
Fungsi: acuan operasional harian & peningkatan mutu unit HD.
Isi: metode penghitungan kebutuhan tenaga perawat berdasarkan beban kerja & rasio pasien.
Fungsi: dasar perencanaan & distribusi SDM keperawatan unit HD.
Isi: standar pelayanan, alur klinis, kriteria penerimaan & pemulangan pasien HD.
Fungsi: panduan utama pelayanan hemodialisa di rumah sakit.
Isi: diagnosis, tatalaksana, & monitoring hipertensi dewasa sesuai standar Kemenkes.
Fungsi: acuan penanganan komorbid hipertensi pada pasien HD.
Isi: klasifikasi CKD, evaluasi GFR, manajemen komplikasi, & indikasi dialisis.
Fungsi: rujukan internasional tata laksana penyakit ginjal kronik.
Isi: standar kegiatan usaha & standar produk jasa penyelenggaraan PBBR subsektor kesehatan.
Fungsi: dasar legalitas & kepatuhan operasional fasilitas kesehatan.
Isi: pedoman diagnosis, terapi konservatif, dialisis, & transplantasi ginjal.
Fungsi: acuan nasional pengelolaan PGK di Indonesia.
Isi: indikasi, persiapan cepat, & tata laksana HD emergensi/urgent.
Fungsi: panduan tindakan cepat pada kegawatan ginjal.